Cari Tahu Asal Usul Kamera, Yuk!

Sebelum memakai handphone seperti sekarang, dulu, kamera atau tustel sering kali dijadikan media untuk mengambil foto. Namun, memang, kamera zaman dahulu belum secanggih sekarang yang bisa mencetak foto langsung memakai printer foto mini. Bahkan, kamera zaman dahulu masih memanfaatkan roll film untuk bisa menangkap bayangan yang diambil lensa kamera.

Setelah roll film kamera tersebut penuh, maka bisa langsung dicetak ke tukang foto. Hasilnya? Ada yang hitam putih dan ada pula foto yang sudah berwarna (dimulai dari abad ke-19). Nah, bicara soal kamera, tahukah kamu awal mula ditemukannya kamera? Kalau belum, baca selengkapnya di sini, yuk!

Sejarah Ditemukan Kamera

Menurut sejarahnya, kamera pertama kali ditemukan sekitar tahun 1000 Masehi oleh Al-Haitham atau Alhazen—ilmuwan yang berasal dari Arab Saudi. Di awal penemuannya, kamera tersebut dinamakan “obscura camera” atau kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia menjadi “kamera gelap”.

Di mana, konsep kameranya sendiri adalah terdapat lubang kecil di dalam kotak gelap dan kemudian diberi sinar cahaya. Cahaya inilah yang nantinya menghasilkan gambar atau foto dari hasil pantulannya. Namun, sebelum ditemukan oleh Al-Haitham, konsep kameranya sudah ditemukan pada masa Dinasti Han oleh seorang filsuf asal Tiongkok bernama Mozi.

Mozi menemukan konsepnya tahun 391 SM dan menjadikannya orang pertama yang menerapkan konsep “kamera lubang jarum”. Penemuan Mozi ini pun tertulis dalam buku Aristoteles dengan judul Metafisika. Kemudian, konsep ini semakin dipopulerkan oleh Leonardo Da Vinci pada abad ke-15 atau tahun 1452 sampai 1519.

Pada masa itu, kamera obscura digambarkan Leonardo Da Vinci seperti layaknya berada di dalam rumah besar yang suasana gelap dengan dinding rumahnya diberi pinhole atau lubang berukuran kecil. Ketika melihat ke luar rumah lewat sinar yang masuk ke lubang, maka terciptalah bayangan gambar yang sama dengan dinding rumah gelap tersebut.

Perkembangan Kamera

  • Kamera lubang jarum, dimulai dari konsep kamera lubang jarum yang ditemukan oleh seorang filsuf bernama Mozi.
  • Kamera obscura, ditemukan oleh Al-haitham dengan konsep kameranya sama dengan penemuan Mozi.
  • Kamera calotypes dan daguerreotypes, ditemukan oleh Joseph Nicephore Niepce setelah 900 tahun penemuan kamera obscura.
  • Kamera pelat kering, ditemukan oleh Desire van Mockoven pada tahun 1857, kemudian dikembangkan oleh Richard Leach Maddox. Richard pun menciptakan kamera pelat basah dengan hasil gambar dan kualitas yang lebih baik.
  • Kamera TLR dan SLR, mulai diciptakan foto berwarna yang diambil memakai kamera SLR. Konsep foto berwarna ini dikenalkan oleh James Clerk Maxwell dan diambil oleh Thomas Sutton tahun 1861. Lalu, muncul kamera TLR yang diproduksi tahun 1933.
  • Kamera instan, diproduksi untuk kebutuhan militer, kamera instan ditemukan oleh George Wheelwright dan Edwin Land tahun 1937.
  • Kamera analog, baru ditemukan kamera analog yang dapat menciptakan sinyal pixel dan bisa digunakan untuk rekaman video.

Demikian sejarah singkat awal mula ditemukannya kamera dan perkembangannya. Gimana, sudah tahukan sekarang? Oh iya, buat yang mau beli kamera bisa memilih kamera dari Instax, ya, karena memiliki kualitas terbaik dengan berbagai jenis kameranya.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *